PELANGI dan BESTIE-PTM Raih Predikat Terbaik pada Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2026

Selayar — Panitia Pelaksana Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2026 resmi mengumumkan hasil penilaian terhadap seluruh inovasi yang berkompetisi tahun ini. pemenang ditetapkan oleh Tim Juri yang dibentuk berdasarkan Keputusan Bupati Kepulauan Selayar Nomor 318/VII/Tahun 2026.

Lomba Inovasi Daerah tahun ini diikuti oleh 19 inovasi, terdiri atas 17 inovasi pada Kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 2 inovasi pada Kategori Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Seluruh peserta dinilai menggunakan indikator Indeks Inovasi Daerah (IID) yang di keluarkan oleh Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN Kemendagri) Nomor 16 sampai dengan Nomor 35, dengan nilai maksimum keseluruhan sebesar 111 poin. Tim Juri menegaskan bahwa proses penilaian dilaksanakan secara mandiri, independen, objektif, dan tanpa intervensi pihak mana pun, serta bersifat final dan mengikat.

PELANGI Unggul di Kategori OPD

Pada Kategori OPD, predikat Juara/Terbaik diraih oleh inovasi Pelayanan Pengaduan Lingkungan Hidup Terpadu (PELANGI) dari Dinas Lingkungan Hidup, dengan perolehan nilai 83 dari 111 atau setara 74,8 persen. Posisi kedua ditempati Gerakan Masyarakat Menuju Akses Perbankan (GRAMEES BANK) dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) dengan nilai 76 poin (68,5 persen), sementara posisi ketiga diraih Percepatan Penanganan Anak Tidak Sekolah (PANTAS) dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga dengan nilai 71 poin (64,0 persen).

Sejumlah inovasi lain turut mencatatkan capaian yang baik, di antaranya RUMAH KU dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, SIPEKA dari Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia, serta ASSIPA’NA BOS dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, yang masing-masing berada pada jajaran sepuluh besar.

BESTIE-PTM Terbaik di Kategori UPTD

Pada Kategori UPTD, predikat Juara/Terbaik diraih oleh inovasi Bimbingan Edukasi Sistematik Terpadu Inklusif dan Elektronik Berbasis E-Book (BESTIE-PTM) dari UPTD Puskesmas Parangia dengan nilai 72 dari 111 atau 64,9 persen. Posisi kedua diraih Gerakan Membawa Bekal dan Tumbler dari Rumah (GEREBEK RAMAH) dari UPT SMPN Benteng Nomor 1 Kepulauan Selayar dengan nilai 61 poin (55,0 persen).

Bentuk Komitmen terhadap Ekosistem Inovasi Daerah

Penyelenggaraan Lomba Inovasi Daerah setiap tahun merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar melalui Bapperida untuk mendorong lahirnya gagasan-gagasan inovatif dari perangkat daerah maupun unit pelayanan teknis, sekaligus memperkuat kinerja Indeks Inovasi Daerah (IID) kabupaten secara berkelanjutan. Melalui kompetisi ini, inovasi yang dihasilkan diharapkan dapat direplikasi dan memberi dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor, mulai dari Standar Pelayanan Minimal, hingga tata kelola pemerintahan.

Hasil penilaian Tim Juri selanjutnya menjadi dasar bagi Panitia Pelaksana untuk menindaklanjuti proses penetapan dan pengumuman resmi pemenang oleh Bupati Kepulauan Selayar. Penghargaan bagi para pemenang telah diserahkan pada rangkaian Resepsi Kenegaraan Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Kepala Badan Bapperida turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah dan unit pelayanan yang telah berpartisipasi aktif dalam ajang ini, dan berharap semangat berinovasi terus tumbuh di setiap lini pemerintahan guna mewujudkan Kepulauan Selayar yang semakin inovatif dan berdaya saing.

(Bidang Riset dan Inovasi, Bapperida Kabupaten Kepulauan Selayar)